BerandaSainsVirgin Galactic Siap Lakukan Penerbangan Luar Angkasa Pertamanya

Virgin Galactic Siap Lakukan Penerbangan Luar Angkasa Pertamanya

Virgin Galactic telah mulai mempersiapkan penerbangan luar angkasa suborbital pertamanya yang diluncurkan dari Spaceport America di New Mexico.

Virgin Galactic telah mulai mempersiapkan penerbangan luar angkasa suborbital pertamanya yang diluncurkan dari Spaceport America di New Mexico.

CNBC menemukan pengajuan FCC pada bulan September mengungkapkan rencana perusahaan kedirgantaraan untuk putaran terakhir tes SpaceShipTwo.

Spaceport America di New Mexico

Virgin Galactic Siap Lakukan Penerbangan Luar Angkasa Pertamanya

Sekarang, Virgin Galactic telah mengonfirmasi bahwa mereka memang membuka jendela perencanaan penerbangan untuk yang pertama dari dua tes awak pada 22 Oktober, yang berarti misi dapat diluncurkan hari itu atau kapan saja setelah itu.

Persiapan perusahaan termasuk melatih pilotnya menggunakan simulator berbasis darat, serta menggunakan pesawat pengangkutnya VMS Eve.

Rupanya, pesawat yang membawa SpaceShipTwo ke langit sebelum menjatuhkannya di udara, memiliki struktur dan kontrol yang sangat mirip dengan pesawat ruang angkasa itu sendiri.

Pesawat ruang angkasa itu juga akan ditempatkan di darat dan akan menjalani banyak pemeriksaan pra-penerbangan.

Kendaraan Virgin’s SpaceShipTwo terbang ke luar angkasa dua kali di masa lalu. Pada 2019, kepala instruktur astronot perusahaan Beth Moses menemani dua pilot misi, menjadi penumpang uji pertama Virgin Galactic untuk penerbangan suborbital yang rencananya akan ditawarkan kepada wisatawan luar angkasa di masa depan.

Namun, ini adalah penerbangan pertama yang berangkat dari markasnya di Spaceport America, tempat ia pindah dari California tahun lalu.

Southwest Research Institute juga mengumumkan bahwa salah satu ilmuwan planetnya akan menjadi penumpang dalam penerbangan Virgin Galactic di masa depan. Alan Stern akan melakukan eksperimen sains yang didanai NASA saat dia berada di pesawat.

Interior Spaceport America di New Mexico

Secara khusus, dia akan mengoperasikan bekas pesawat ulang-alik dan kamera tingkat cahaya rendah F-18 NASA untuk menentukan seberapa baik pengamatan astronomi dapat dilakukan dari luar angkasa. Ia juga akan dilengkapi dengan instrumen yang memantau tanda-tanda vital manusia.

Stern mengatakan itu adalah “pilihan pertama peneliti sektor swasta untuk terbang dengan dana NASA pada kendaraan komersial” dan itu dapat mengarah pada lebih banyak eksperimen yang dilakukan oleh para peneliti di luar angkasa.

Sourceengadget

Must Read

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here